Seks Bikin Sakit Kepala??

Jumat, 17 Oktober 2008


Jika Anda sering sakit kepala, jangan dulu menyalahkan pekerjaan yang masih menumpuk. Bisa jadi sakit kepala yang Anda alami berhubungan dengan seks. Tapi, bagaimana mungkin?

Survei yang dilakukan National Headache Foundation terhadap 170 pasien menunjukkan, 46 persen pasien mengalami sakit kepala terkait dengan hubungan seks. Survei dilakukan selama bulan Desember dengan mayoritas responden adalah kaum hawa berusia lebih dari 21 tahun.

Sekitar 96 persen responden dilaporkan mengalami sakit kepala karena berbagai sebab. Persentase yang sama juga menyatakan mereka aktif secara seksual.

Saat ditanya apakah seks telah memicu terjadinya sakit kepala, 54 persen mengatakan tidak, sedangkan sisanya bilang ya. Sakit kepala yang berkaitan dengan seks, yang ditunjukkan oleh hasil survei seperti dikutip WebMD, menurut para responden paling sering terjadi setelah berhubungan seks.

Di antara orang yang melaporkan sakit kepala terkait seks, sekitar 40 persennya mengatakan mereka menurunkan aktivitas seksual karena sakit kepala. Hanya 12 persen yang mengatakan mereka berkonsultasi ke dokter tentang sakit kepalanya.

Walau demikian, hal ini tidak berarti bahwa hanya seks yang menjadi pemicu sakit kepala. Tidak setiap orang mengalami sakit kepala akibat seks. Nyatanya, 20 persen dari responden menyatakan bahwa hubungan seksual justru meredakan sakit kepala, sedangkan enam persennya melakukan hubungan seksual lebih sering untuk meredakan nyeri kepala.

Selengkapnya......

Fosil Gigi Gajah Purba

Sabtu, 04 Oktober 2008




Seorang pemilik resort di Texas, yang hancur akibat Badai Ike, menemukan fosil gigi gajah purba Kolombia, yang berusia 10.000 tahun, di antara reruntuhan. Gajah purba tersebut diperkirakan pernah hidup di Amerika Utara.

Hal ini berawal ketika Dorothy Sisk, pemilik resort tersebut, bersama rekannya Jim Westgate, seorang ahli fosil dari Lamar University, mengunjungi resortnya setelah Badai Ike memporakporandakannya.

Ketika sedang berjalan-jalan di antara reruntuhan, secara tidak sengaja mereka menemukan fosil yang seberat hampir 3 kilogram. Saat ini fosil gigi yang mirip seperti potongan roti yang disatukan tersebut rencananya akan dibawa ke Texas Memorial Museum di Astin.

Selengkapnya......

Fenomena Jatuh Cinta Pada Pria Yang Lebih Tua

Rabu, 24 September 2008

Dari hasil penelitian yang dilakukan Bente Trfen dan Sven Ove Samuelsen terhadap remaja di Norwegia yang dipublikasikan dalam Journal of Human Sexuality beberapa waktu lalu, terungkap lebih dari tiga perempat (45,5 %) responden perempuan menunjukkan bahwa mereka lebih suka melakukan hubungan seks dengan laki-laki lebih tua (di atas tiga tahun).

Ada lima alasan klasik mengapa perempuan muda tertarik dan jatuh cinta dengan lelaki lebih tua, atau bahkan seusia ayahnya.
- Laki-laki lebih tua dianggap relatif lebih tenang dan sabar.
- Karena usianya yang matang, lelaki ini berjiwa lebih stabil, sehingga tidak cepat berubah.
- Karena pengalamannya, lelaki tersebut lebih mengerti bagaimana menghadapi perempuan muda.
- Keadaan sosial ekonomi biasanya relatif lebih mapan.
- Menemukan figur seorang ayah yang tidak pernah dia dapatkan dalam hidupnya.

Selengkapnya......

'Ngarep', Dosa Paling Besar Bagi Pria

Sabtu, 20 September 2008

Ketika pria sedang jatuh cinta, berharap sekali atau yang lebih dikenal dengan ngarep adalah penyakit yang seringkali muncul. Menurut salah satu instruktur solusi romansa pria Jet Veetlev, ngarep adalah dosa paling besar yang pernah dilakukan pria. Mengapa? "Karena ketika kita sedang ngarep, kita itu sedang merasa tidak mampu atau tidak layak. Posisi kita ada di bawah," ujar Jet dalam Mega Seminar 2008 bertajuk Pria, Cinta dan Petualangan di Jakarta, Sabtu (20/9).

Ketika pria sedang ngarep, Jet menuturkan pria menunjukkan bahwa dirinya tak memiliki kekuatan apa-apa dan seperti tidak laku. Pada saat kondisi ngarep itu, pria biasanya melakukan hal-hal yang merugikan dirinya, menjadi lebih melankolis bahkan dapat menangis tersedu-sedu. Akibat ekstremnya, wanita malah menganggap si pria tak berkualitas.

Sementara itu, menurut instruktur lainnya, Lex dePraxis, ngarep lebih disebabkan akibat pria mengalami worship of woman. Wanita menjadi sesuatu yang amat dipuja. Lex mengatakan hal ini adalah kesalahan pria. "Karena kita kekurangan stok teman perempuan yang ideal. Jadi ketika melihat seorang wanita yang bagaimana, langsung deh. Makanya tambah sebanyak-banyaknya sahabat atau teman wanita dalam kehidupan kita," ujar Lex.

Selengkapnya......

Begitu Pentingnya Sifat Sabar

Jumat, 12 September 2008

Pesan pada judul di atas dapat digambarkan dari sebuah cerita menarik di bawah ini :

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk.
Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku,dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang dipagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untukmenahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata :
"Anakku, kamu sudah berlaku baik,tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada dipagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar."
"Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka."
"Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya sama perihnya seperti luka fisik."

Selengkapnya......

Manusia Bisa Hidup Lebih Lama ?

Kamis, 11 September 2008

Suatu riset yang telah dilakukan Dr Robert Butler dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa umur manusia sebenarnya bisa mencapai 120 tahun. Namun, kenyataannya, saat ini banyak orang mati muda. Rata-rata manusia sekarang hanya bisa bertahan sampai 80 tahun.

Apa penyebab diskon umur manusia ini? Menurut Butler, kemampuan hidup manusia ditentukan empat faktor, yaitu laju pertumbuhan fisik, panjangnya masa reproduksi, ukuran otak, dan konsumsi kalori maksimum. Dari empat faktor ini, hanya poin terakhir saja yang masih bisa diusahakan.

Sayang, aroma makanan yang menggoda, ditambah tampilan yang menggiurkan, membuat banyak orang cenderung terus makan meski tidak lapar. Padahal, makanan lezat ini justru banyak menjadi “racun” di tubuh. Jadi, jika Anda ingin panjang umur bijaklah dalam menentukan porsi, jenis menu, dan bahan makanan yang akan dikonsumsi.

Selengkapnya......

10 Hal yang Tidak Bisa Dibeli dengan Uang

Sabtu, 06 September 2008


Hal-hal tersebut, yaitu :

Kehilangan waktu
Uang tak akan mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, waktu 24 jam tersebut akan hilang dan tak akan pernah kembali. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyatakan perhatian dan kasih sayang Anda pada orang tercinta, sebelum waktu itu berlalu.

Kebahagiaan
Memang kedengarannya klise, uang tak bisa membeli kebahagiaan. Tapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat Anda merasa senang karena bisa membiayai liburan, membeli elektronik terkini, atau mobil paling cepat. Tapi setumpuk uang tak kan pernah bisa menghadirkan kebahagiaan yang nyata yang berasal dari dalam hati kita. Kebahagiaan jenis ini hanya datang dari hubungan yang membahagiakan serta dukungan dan cinta dari keluarga.

Kebahagiaan Anak
Untuk memberikan sandang dan pangan yang layak kepada buah hati memang dibutuhkan uang. Tapi uang tak bisa memberikan rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik, serta kepandaian, pada anak-anak. Hal itu merupakan buah dari waktu dan perhatian yang Anda curahkan untuk mereka dan hal-hal baik yang Anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi beberapa aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan uangnya.

Cinta
Ini satu hal klise lainnya, cinta tak bisa dibeli dengan uang, tapi akuilah hal itu benar. Dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman, dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

Penerimaan
Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

Kesehatan
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

Kesuksesan
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

Bakat
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

Sikap yang baik
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

Kedamaian
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.

Selengkapnya......