Tampilkan postingan dengan label ditemukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ditemukan. Tampilkan semua postingan

Lokasi Pertarungan Daud dan Goliath Ditemukan

Senin, 24 November 2008


Penemuan gerbang kuno di Israel memberi petunjuk kepada lokasi yang menjadi tempat pertarungan Daud dan Goliath. Seperti diceritakan dalam Injil, Daud yang kemudian menjadi raja digambarkan berhasil mengalahkan raksasa Goliath di Lembah Elah dekat Sha'arayim.

Di daerah tersebut sebelumnya telah ditemukan gerbang serupa. Temuan gerbang kembar itu menunjukkan bahwa daerah tersebut merupakan Sha'arayim yang dalam bahasa Ibrani berarti dua gerbang. Gerbang tersebut merupakan pintu masuk ke Sha'aryim yang dikelilingi Benteng Elah.

"Semua situs dari periode yang sama sejauh ini hanya memiliki satu gerbang. Kami menemukan dua gerbang dan ini sangat jarang," ujar Yosef Garfinkel, arkeolog dari Hebrew University. Gerbang tersebut masing-masing dibangun dari batu setinggi 10 meter yang berada di perbatasan Kota Bet Shemesh dengan barat daya Jerusalem.

Pengukuran isotop karbon menunjukkan benda-benda yang ditemukan di sekitar gerbang berusia antara 1000-975 sebelum Masehi. Saat itu merupakan periode kekuasaan Daud.

Selengkapnya......

Cicak Spesies Baru Ditemukan

Jumat, 14 November 2008


Para peneliti Perancis telah berhasil menetaskan cicak jenis baru dari sebuah telur yang diambil dari suatu pulau di Pasifik Selatan. Telur itu dibawa sejauh 19.200 kilometer ke Paris dan menetas di sana.

Museum Sejarah Alam Nasional perancis mengatakan ini adalah kali pertama sebuah spesies kadal baru digolongkan berdasar satu individu yang ditetaskan dari telur.

Hewan yang dinamai Lepidodactylus buleli itu tinggal di puncak-puncak pohon yang tumbuh di sepanjang pesisir Espiritu Santo, salah satu pulau terbesar di Vanuatu, sebelah timur Australia. Ekspedisi 2006 ke Espiritu Santo untuk mempelajari ekosistem kanopi hutan berbuah dengan temuan cicak sepanjang 7,5 cm itu.

Seorang ahli reptil, Ivan Ineich, mengatakan ia pertama kali melihat cicak itu saat seorang pemanjat pohon tidak sengaja menebasnya menjadi dua bagian. "Saya bertanya pada diri saya sendiri, hewan ini kelihatannya aneh. Namun saat itu saya tidak bisa memastikan apakah hewan ini adalah spesies baru," katanya.

Para pemanjat kemudian mengambil telur-telur cicak yang ada di atas pohon. Mereka mendapati sembilan telur yang kemudian dibungkus dalam tisu dan dibawa ke Perancis. Di sana telur-telur itu ditetaskan. Namun delapan di antaranya mati karena suhu dalam terrarium terlalu tinggi, sedangkan satu ekor hidup.

Selengkapnya......